Rabu, 23 Agustus 2017

ASTAGA..Takut Akan Hadits Nabi Muhammad: Yahudi Getol Tanam Pohon Ghorqod, Alasannya Mengejutkan!!

Takut Akan Hadits Nabi Muhammad: Yahudi Getol Tanam Pohon Ghorqod, Alasannya Mengejutkan!!

Kaum Yahudi Zionis Israel telah sejak lama berusaha untuk menanami pohon Ghorqod ini, mereka meyakini Hadits yang disampaikan Abu Hurairah radhiallahu ‘anhu bahwa Rasûlullâh bersabda,




“Tidak akan terjadi hari Kiamat hingga kalian (Muslimin) memerangi Yahudi, kemudian batu berkata di belakang Yahudi, “Wahai Muslim, inilah Yahudi di belakangku, bunuhlah!” [HR Bukhari dan Muslim dalam Shahih Jami’ Ash-Shaghir no. 7414]

Tidak akan terjadi hari Kiamat, hingga Muslimin memerangi Yahudi. Orang-orang Islam akan membunuh Yahudi sampai mereka bersembunyi di balik batu dan pohon.

Namun batu atau pohon berkata, “Wahai Muslim, wahai hamba Allah, inilah Yahudi di belakangku, kemarilah dan bunuh saja. Kecuali pohon Ghorqod (yang tidak demikian), karena termasuk pohon Yahudi.” [HR Muslim dalam Shahih Jami’ Ash-shaghir no. 7427]



Hadits di atas sanadnya Hadits shahih tanpa perbedaan pendapat. Dan termasuk dari tanda-tanda keNabian Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam yang terkait dengan Mukjizat kabar yang akan terjadi di masa yang akan datang.

Untuk memahami secara lengkap, ada beberapa point yang akan dibahas dalam artikel ini:

Sejarah Singkat Yahudi-Israel dan Negara Islam
Namun ada yang hal yang kurang kita sadari selama ini. Yaitu bahwa Hadits ini baru terasa relevan di zaman sekarang ini saja. Sepanjang 14 abad lamanya, tiap orang yang mendengar Hadits ini di zaman-nya, akan sedikit berkerut kening. Mengapa demikian..?!

Sebab di masa mereka hidup, sejarah Yahudi tidak seperti sekarang. Yahudi belum lagi menjadi sosok Negara super power yang ampuh. Keangkuhan Yahudi dengan negara Israelnya belum pernah ada sepanjang 14 abad itu. Keberadaannya baru muncul di abad 20 ini atau abad 14 Hijriyah.

Orang Yahudi sepanjang sejarah Islam, justru selalu berada di bawah perlindungan Negeri-negeri Islam. Komunitas Yahudi selalu dimusuhi oleh semua bangsa dan negara sepanjang sejarah. Komunitas Yahudi pun pernah dibantai oleh Nazi Jerman di masa Hitler.

Nyaris tidak ada tempat buat Yahudi kecuali di dalam negeri Islam. Mereka aman bila tinggal di wilayah Khilafah Islam, karena hukum Islam melarang memerangi ahlu zimmah (kafir zimmi).

Salah satu penguasa yang anti-Yahudi adalah Kristen-Spanyol. Ketika Spanyol dikuasai rezim Katolik, bukan hanya umat Islam yang diusir, tetapi termasuk juga kalangan Yahudi. Tidak ada satu pun tanah di dunia ini yang mau menampung bangsa ini, kecuali penguasa Muslim Turki Utsmani.

Maka selama 14 abad itu, Hadits ini cukup mengherankan umat Islam. Bagaimana mungkin umat Islam yang selama ini melindungi bangsa Yahudi serta mengharamkan darah mereka, lantaran mereka termasuk ahlu zimmah, tiba-tiba akan memerangi Yahudi sampai mati. Bahkan batu dan pohon akan memerintahkan umat Islam untuk membunuh mereka juga.

Teka-teki Hadits ini baru terjawab pada tahun 1948, ketika komunitas Yahudi dunia melakukan agresi, penjajahan dan pencaplokan sebuah Negeri Islam merdeka, Palestina.

Dan pada tahun 1967 semakin jelas lagi maksud dari Hadits ini, karena ternyata komunitas Yahudi yang selama 14 abad hidup di bawah perlindungan, asuhan dan kerahiman umat Islam, tiba-tiba berubah menjadi serigala liar yang mengakibatkan perang Arab-Israel.



Barulah di masa sekarang ini Hadits ini menjadi lebih punya arti, setelah terkuaknya misteri. Ternyata Yahudi yang selama ini hidup di bawah asuhan dan kasih sayang umat Islam, tiba-tiba menjadi makhluk buas pembantai nyawa.

Dan menarik untuk diperhatikan, bahwa Yahudi sudah mempersiapkan apa yang mereka dapat di masa sekarang ini sejak lama. Bahkan ada yang mengatakan sejak ribuan tahun yang lalu.

Konon terbentuknya Negara-negara super power, penjajahan barat atas dunia timur, naiknya para pejabat di masing-masing negara adidaya, semua tidak lepas dari skenario mereka. Inggris di masa lalu dan Amerika di masa sekarang, tidak lain hanyalah alat yang disiapkan untuk mewujudkan cita-cita pembentukan Israel.

Karena itu mustahil meminta Amerika untuk menekan Israel agar menghentikan serangan mereka ke Negeri Islam. Adanya hak veto di PBB semakin membuktikan bahwa PBB pun termasuk bagian dari alat yang diciptakan oleh mereka.

Kepastian Kekalahan Yahudi
Selain terkuaknya misteri Hadits ini di abad 14 Hijriyah, Hadits ini sangat tegas menyebutkan kepastian kehancuran bangsa pengingkar Allah Subhanahu Wa Ta’ala dan Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam ini. Bahkan pohon dan batu pun akan ikut membantu umat Islam dalam menumpas mereka.

Karena itu, Hadits ini juga menjadi penghibur derita, pelipur lara dan pembangkit harapan buat umat Islam yang sempat merasakan kebengisan Yahudi secara lebih nyata di zaman ini.

Bahwasanya Israel itu pasti akan dikalahkan, mati kutu dan mati betulan. Ini adalah sebuah kepastian, karena yang menyatakan bukan sembarang orang. Beliau adalah seorang yang paling dekat dengan Allah Subhanahu Wa Ta’ala, yaitu Nabi Muhammad shallallahu ‘alaihi wa sallam.

Yang menarik juga, di dalam Hadits ini Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam menyebutkan sebuah nama pohon, yaitu Ghorqod. Pohon ini dinyatakan milik Yahudi, sehingga kalau ada Yahudi sembunyi di baliknya dari kejaran umat Islam, pohon ini tidak akan berbicara. Sebaliknya, pohon ini akan melindungi Yahudi, karena pohon ini milik mereka.

Perkembangan Ghorqod Dari Semak Sampai Dengan Pohon Lebat dan Rimbun
Pohon Ghorqod (Nitraria Retusa) merupakan tanaman sejenis semak berdaun kecil-kecil dan lebat, dengan ranting yang juga banyak. Ketika kecil pohon ini hanya berupa semak yang kecil, mustahil untuk dijadikan tempat bersembunyi.

Namun ketika sudah besar, tanaman ini memiliki batang yang cukup kokoh untuk bisa dipanjat dan rerimbunan dedaunannya sangat lebat sehingga bisa dipakai sebagai tempat bersembunyi, walau pohon ini tumbuh tidak terlalu tinggi.

Mengapa pohon Ghorqod itu melindungi Yahudi?
Benar bahwa semua yang ada di dunia dan sekitarnya itu ciptaan Allah Subhanahu Wa Ta’ala. Dan seharusnya semuanya tunduk dan patuh kepada kehendak-Nya.

Bukan hanya pohon, bahkan tanah, langit, bumi, serta semua isinya, tunduk kepada Allah Subhanahu Wa Ta’ala, baik secara terpaksa maupun secara sukarela.

Sebenarnya Jin kafir atau Iblis sekalipun, juga makhluk ciptaan Allah Subhanahu Wa Ta’ala. Kalau Allah kehendaki, bisa saja Iblis tidak kafir. Kalau Allah kehendaki, bisa saja tidak ada skenario Iblis ingkar atas perintah Allah Subhanahu Wa Ta’ala untuk sujud kepada Nabi Adam ‘alayhi as-salam.

Tapi yang kita tahu, semua itu adalah kehendak Allah Subhanahu Wa Ta’ala. Sehingga kita dapati Iblis melakukan tindakan kemungkaran yang dilarang, bahkan membangkang terhadap perintah Allah Subhanahu Wa Ta’ala.

Kalau pakai logika anda, seharusnya Iblis tidak boleh membangkang, bukankah dia itu juga termasuk makhluk ciptaan Allah…?!

Tetapi sekali lagi, kita beriman kepada Allah Subhanahu Wa Ta’ala dan juga kepada sifat-sifat-Nya. Dan salah satu sifat Allah Subhanahu Wa Ta’ala adalah ber-kehendak.

Di antara kehendak-kehendak Allah itu, Allah Subhanahu Wa Ta’ala ternyata menghendaki Iblis membangkang. Akan tetapi bukan pada tempatnya untuk mempertanyakan Allah Subhanahu Wa Ta’ala atas setiap kehendaknya.



Dan itulah bedanya Tuhan dan bukan Tuhan. Tuhan itu
loading...

Related Posts

ASTAGA..Takut Akan Hadits Nabi Muhammad: Yahudi Getol Tanam Pohon Ghorqod, Alasannya Mengejutkan!!
4/ 5
Oleh